Bank Plasenta : Menabung Stem Sel untuk Masa Depan

Kebahagiaan orang tua saat melahirkan anak sungguh sangat tak terkira. Namun mereka takkan pernah tahu, bilakah kelak sang bayi menderita penyakit keganasan atau tidak. Kebahagiaan akan tetap bersemi dan merekah bila mereka sempat menyimpan tali pusat si kecil. Tali pusat itu mungkin tinggal satu-satunya harapan kala sel kanker telah bersemayam dan menggerogoti setiap inci tubuh sang buah hati.

penyimpanan cryo

Dulu maupun sekarang, pepatah menabung untuk bekal di hari tua sepertinya tidak akan pudar dimakan waktu. Namun, sekarang yang bisa disimpan di bank bukan hanya uang tapi juga stem sel. Seperti kita tahu, darah tali pusat bayi mengandung stem sel hematopoietik, sel progenitor yang dapat membentuk sel darah merah, sel darah putih dan platelet. Sejak keberhasilan pengobatan Anemia Fanconi tahun 1988, tali pusat telah dikenal sebagai sumber stem sel yang dapat digunakan untuk terapi stem sel.

Kini, terapi stem sel dari tali pusat terbukti dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit mulai dari parkinson hingga kanker. Sel darah tali pusat pun telah digunakan untuk mengobati penyakit genetik terkait sistem imun dan darah, kanker dan kelainan darah.

Saat ini sudah ada bank khusus untuk menyimpan stem sel dari tali pusat yang bernama “Bank Plasenta”. Bank unik ini sudah ada di Amerika Serikat, beberapa negara di Eropa, China, Singapore dan yang terbaru di Indonesia. Di China, bank plasenta didirikan untuk ‘melawan’ penyakit leukemia. Orang tua dapat menyimpan plasenta anak-anaknya di bank untuk nantinya digunakan saat anaknya didiagnosis leukemia. Bank plasenta terbuka untuk donasi publik sebagai upaya proaktif untuk ‘melawan’ penyakit leukemia. Pada April 2001, pasangan dari China menjadi orang tua pertama di dunia yang menyimpan darah plasenta anaknya di bank darah.

Proses pengambilan

Darah tali pusat diambil setelah tali pusat dipotong dan diekstraksi dari ujung tali pusat plasenta. Jumlah yang diambil bervariasi, antara 50-100 mL, dengan asumsi dalam 50-65 mL terdapat lebih dari 800 juta stem sel. Stem sel sendiri dapat bertumbuh.

Stem sel tambahan dikoleksi dari plasenta melalui proses di bank. Setelah petugas dari bank stem sel mengambil darah tali pusat dari ujung tali pusat plasenta, plasenta dibawa ke laboratorium stem sel diproses untuk mendapatkan stem sel tambahan.

Guna memastikan ada cukup sel untuk transplantasi, jumlah darah yang diambil dari tali pusat minimal 75 mL. Setelah pengambilan, darah tali pusat dibawa ke laboratorium, diproses, dan disimpan dalam bentuk cryo. Terdapat banyak cara untuk memproses unit darah tali pusat tersebut. Tentang mana cara yang terbaik, terdapat opini yang berbeda. Ada metode yang memisahkan sel darah merah dan membuangnya. Sedangkan metode lainnya, menyimpan sel darah merah. Bagaimanapun metodenya, zat cryopreservant dicampurkan ke darah tali pusat agar sel-sel dapat mempertahankan proses cryiogenik.

bank tali pusatKemudian, unit darah tali pusat pelan-pelan didinginkan sampai -90 derajat Celcius lalu dimasukan ke tank nitrogen cair yang akan menjaga unit tali pusat beku pada suhu -196 derajat Celcius. Proses pembekuan yang lambat diperlukan untuk menjaga sel tetap hidup selama proses pembekuan. Sebelum darah disimpan, perlu dilakukan test viral, meliputi tes HIV dan hepatitis B dan C dan typing jaringan (untuk menentukan tipe HLA).

Selama proses penyimpanan itu dilakukan pemantauan secara periodik agar kualitas stem sel yang disimpan tetap terjamin hingga saatnya digunakan. Pengambilan darah plasenta dan darah ibu dikenakan biaya minimal 8 juta.

Manfaat Bank Darah Tali Pusat

babys cord bloodStem sel darah tali pusat digunakan pada pengobatan beberapa penyakit mengancam nyawa dan memainkan peran penting dalam pengobatan darah dan sistem imun berhubungan dengan penyakit genetik kanker dan kelainan darah. Penelitian terbaru memperlihatkan bahwa darah tali pusat memiliki keuntungan unik daripada transplantasi sumsum tulang, terutama untuk anak-anak dan dapat menyelamatkan nyawa pada kasus jarang dimana donor sumsum tulang yang sesuai tidak ditemukan. Hampir 50% pasien membutuhkan transplantasi sumsum tulang tidak menemukan donor yang sesuai dalam waktu yang kritis.

Penelitian telah memperlihatkan stem sel darah tali pusat dapat digunakan untuk saudara kandung dan anggota lain dari keluarga yang memiliki tipe jaringan yang sama. Saudara kandung memiliki lebih dari 75% peluang kompatibilitas dan darah tali pusat mungkin cocok dengan orang tua (50%) dan kakek nenek.

Efek samping

Pengobatan yang menggunakan darah plasenta memiliki efek samping yang lebih sedikit dan lebih murah daripada transplantasi sumsum tulang. Darah plasenta telah sukses digunakan untuk penyakit kardiovaskular, diabetes, dan luka bakar serius. Sampel darah ini dapat disimpan dalam waktu yang tak terhingga. Penyimpanan darah plasenta tidak membahayakan ibu maupun anak. [prz]

Referensi :
1. Tabloid Nyata edisi Maret 2009
2. Wikipedia
3. Xinhua News Agency edisi 13 November 2001

Simpan halaman ini dalam PDF?

Post artikel ini di tempat lain?Bookmark and Share

Seluruh artikel di myhealing.wordpress.com dapat Anda perbanyak dan digunakan untuk keperluan apapun, asal tetap mencantumkan sumber URL. Silakan berikan rating untuk artikel ini.

Copyright © 2007 – 2009 Stetoskop. All Rights Reserved.

About these ads

12 Responses to “Bank Plasenta : Menabung Stem Sel untuk Masa Depan”

  1. Deddy Says:

    Kapan ya di Indonesia ada Bank Plasenta. Tapi klo ada mikir2 juga sih. Biayanya gede ya…

  2. adjie Says:

    kalo mau ikut menabung,kemana sy menghubungi bank plasenta? mhn informasinya..mksh

  3. prima almazini Says:

    @ Deddy:
    Sekarang sudah ada, dok. Biayanya memang cukup mahal, 9 juta rupiah untuk pengambilan, pemrosesan, dan penyimpanan pertama. Untuk penyimpanan tahun berikutnya 1,2 juta rupiah per tahun. Info lengkapnya bisa lihat disini.

    @ adjie:
    Bank tali pusat Indonesia, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 2 Pulomas, Jakarta Pusat. Info lengkapnya klik disini.

  4. Mari Menabung di Bank Tali Pusat Indonesia « Stetoskop Says:

    [...] Comments prima almazini on Bank Plasenta : Menabung Stem …adjie on Bank Plasenta : Menabung Stem …neoaisyah on Epigenetik, Jembatan antara Na…elli on Pengaruh Sabun terhadap [...]

  5. leny Says:

    di surabaya sudah ada bank plasenta di rumah sakit mitra keluarga.
    ada yg tahu tidak untuk bandung dmana ada bank plasenta n biaya”nya?

  6. netty Says:

    kasian juga ya buat warga miskin yang kecenderungan penyakit masa depannya lebih banyak ganasnya :-(

  7. Terapi Stem Sel :Harapan Baru yang (masih) Kontroversial « Stetoskop Says:

    [...] yang berhubungan: – Bank Plasenta: Menabung Stem Sel untuk Masa Depan – Kultur Stem Sel pada Lensa Kontak – Bank Darah Tali Pusat Indonesia Telah Resmi Dibuka – Implan [...]

  8. Vonda9 Says:

    Utk daerah pekanbaru..gimana prosedurny ya??mn tw ada dokter yang direkomendasikan..

  9. Juliaim Says:

    mau nanya nich kalo punya anak saya bisa gak yah.. soalnya saya punya adik yang sakit nah plasentanya bisa untuk adik saya gak ?

  10. sri Says:

    Mohon informasinya, bagaimana jika tempat melahirkan bukan jauh dari bank plasenta ? Bagaimana cara pengambilan, pemrosesan dan pengiriman plasenta ke bank plasenta ? Tmksh

  11. Teh Eli Says:

    Info pengolahan placenta murah, higienis, terjamin kehalalannya dan mudah hubungi no 087828129098 (Teh Eli)

    http://www.facebook.com/#!/groups/224178603340/

  12. Menguak Rahasia Darah Tali Pusat | Secret Rhapsody Says:

    […] Maka dari itu muncul istilah “menabung  stem sel untuk masa depan”  dan pada saat ini telah ada bank  khusus untuk menyimpan darah tali pusat. Bank unik ini sudah ada di Amerika Serikat, beberapa negara di Eropa, China, Singapore dan yang terbaru di Indonesia. Untuk artikel lebih lengkap klik disini http://myhealing.wordpress.com/2009/04/01/bank-plasenta-menabung-stem-cell-untuk-masa-depan/ […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: