Gigi merupakan satu-satunya permukaan tubuh yang tidak memiliki pelindung. Pada setiap miligram plak gigi terdapat lebih dari 10 pangkat 11 bakteri. Bagaimanakah cara mencegah infeksi pada gigi?

Faktor-faktor yang mempengaruhi infeksi fokal pada gigi ada dua yaitu faktor pejamu dan agen. Faktor agen meliputi jenis bakteri dan virulensinya. Jenis bakteri tertentu hanya menimbulkan infeksi lokal dan jenis bakteri lain dapat menyebar secara cepat dan difus melalui jaringan. Infeksi endodontal dan periodontal dihubungkan dengan mikroflora kompleks yang berjumlah hampir 200 spesies (pada periodontitis apikal) dan lebih dari 500 spesies (pada periodontitis marginal). Infeksi ini sebagian besar anaerobik dengan kokus gram negatif yang paling sering ditemukan. Kedekatan anatomi mikroflora ini dengan pembuluh darah memfasilitasi bakteremia dan penyebaran sistemik dari kompleks imun, komponen, dan produk bakteri.
Faktor pejamu meliputi pertahanan tubuh terhadap penetrasi bakteri dari plak gigi ke jaringan yaitu penghalang fisik yang dibentuk oleh epitel permukaan, defensins (antibiotik peptida yang dibentuk pejamu, di mukosa epitelium), penghalang elektrik, penghalang imunologis sel pembentuk antibodi dan sistem retikuloendotelial (penghalang fagosit). Pada keadaan normal, sistem penghalang ini bekerja bersama untuk menghambat dan mengeliminasi penetrasi bakteri. Apabila keseimbangan ini terganggu oleh adanya kerusakan sistem fisik (misal karena trauma), sistem elektrik (misal karena hipoksia) atau penghalang imunologis (seperti karena neutropenia, AIDS atau terapi imunosupresan), organisme dapat menyebar dan menyebabkan infeksi akut dan kronik.




















