Stetoskop

Menyimak Keajaiban Tubuh Manusia

Archive for the ‘Stem Cell’ Category

Kultur Stem Sel pada Lensa Kontak

Posted by prima almazini on 1 September 2009

Tim peneliti University of New South Wales telah melakukan terobosan pertama kali di dunia dengan menggunakan kultur stem sel pada lensa kontak, guna memperbaiki visus pasien yang buta akibat penyakit kornea. Penglihatan pasien-pasien tersebut membaik secara bermakna dalam beberapa minggu setelah tindakan.

kontak lensa stem sel

Dr. Nick Di Girolamo yang memimpin studi ini menuai stem sel dari mata pasien sendiri, guna memperbaiki kornea matanya. Stem sel tersebut dikultur pada lensa kontak terapeutik biasa, dan selama 10 hari ditempatkan pada kornea yang mengalami kerusakan. Selama periode waktu tersebut, stem sel mampu menghasilkan rekolonisasi permukaan mata yang mengalami kerusakan.

Para peneliti menyatakan bahwa meskipun metode ini dilakukan untuk memperbaiki kerusakan kornea, tetapi diharapkan dapat mengobati berbagai jenis kebutaan akibat kelainan mata, dan dapat diterapkan pada organ-organ lain.

Studi ini dilakukan pada 3 pasien, dimana 2 pasien diantaranya menderita kerusakan kornea ekstensif akibat operasi multipel untuk mengangkat melanoma okuler dan 1 pasien menderita kelainan mata genetik yaitu aniridia. Penyebab lain kerusakan kornea dapat berupa luka bakar akibat zat kimia atau panas, infeksi bakteri, dan kemoterapi.

Read the rest of this entry »

Posted in Stem Cell | 2 Comments »

Bank Plasenta : Menabung Stem Sel untuk Masa Depan

Posted by prima almazini on 1 April 2009

Kebahagiaan orang tua saat melahirkan anak sungguh sangat tak terkira. Namun mereka takkan pernah tahu, bilakah kelak sang bayi menderita penyakit keganasan atau tidak. Kebahagiaan akan tetap bersemi dan merekah bila mereka sempat menyimpan tali pusat si kecil. Tali pusat itu mungkin tinggal satu-satunya harapan kala sel kanker telah bersemayam dan menggerogoti setiap inci tubuh sang buah hati.

penyimpanan cryo

Dulu maupun sekarang, pepatah menabung untuk bekal di hari tua sepertinya tidak akan pudar dimakan waktu. Namun, sekarang yang bisa disimpan di bank bukan hanya uang tapi juga stem sel. Seperti kita tahu, darah tali pusat bayi mengandung stem sel hematopoietik, sel progenitor yang dapat membentuk sel darah merah, sel darah putih dan platelet. Sejak keberhasilan pengobatan Anemia Fanconi tahun 1988, tali pusat telah dikenal sebagai sumber stem sel yang dapat digunakan untuk terapi stem sel.

Kini, terapi stem sel dari tali pusat terbukti dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit mulai dari parkinson hingga kanker. Sel darah tali pusat pun telah digunakan untuk mengobati penyakit genetik terkait sistem imun dan darah, kanker dan kelainan darah.

Read the rest of this entry »

Posted in Stem Cell | 1 Comment »

Terapi Stem Sel :Harapan Baru yang (masih) Kontroversial

Posted by prima almazini on 4 November 2007

Setiap penyakit pasti ada obatnya. Kata-kata itulah mungkin yang selalu terngiang-ngiang di kepala para peneliti di dunia kedokteran sehingga mereka tidak pernah berputus asa mencari terapi terbaik demi kesembuhan pasien. Salah satu teknologi kedokteran yang saat ini sedang dikembangkan yaitu stem sel. Pengembangan stem sel memberi harapan bagi penyembuhan berbagai penyakit yang belum ada obatnya sampai saat ini. Walaupun masih berbenturan dengan permasalahan etika.

Apa itu Stem Sel

blastocyst

Stem sel atau sel induk adalah sel yang dalam perkembangan embrio manusia menjadi sel awal yang tumbuh menjadi berbagai organ manusia. Sel ini belum terspesialisasi dan mampu berdeferensiasi menjadi berbagai sel matang dan mampu meregenerasi diri sendiri.1
Berdasarkan sumbernya, sel induk dibagi menjadi sel stem embrionik dan sel stem dewasa. Sel stem embrionik adalah sel yang diambil dari inner cell mass, suatu kumpulan sel yang terletak di satu sisi blastocyst yang berusia lima hari dan terdiri atas seratus sel. Sel ini dapat berkembang biak dalam media kultur optimal menjadi berbagai sel, seperti sel jantung, sel kulit, dan saraf.
Sumber lain adalah sel stem dewasa, yakni sel induk yang terdapat di semua organ tubuh, terutama di dalam sumsum tulang dan berfungsi untuk memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan. Tubuh kita mengalami perusakan oleh berbagai faktor dan semua kerusakan yang mengakibatkan kematian jaringan dan sel akan dibersihkan. Sel stem dewasa dapat diambil dari fetus, sumsum tulang, dan darah tali pusat.
Sel induk embrionik maupun sel induk dewasa sangat besar potensinya untuk mengobati berbagai penyakit degeneratif, seperti infark jantung, stroke, parkinson, diabetes, berbagai macam kanker; terutama kanker darah dan osteoarthritis. Sel stem embrionik sangat plastis dan mudah dikembangkan menjadi berbagai macam jaringan sel sehingga dapat dipakai untuk transplantasi jaringan yang rusak.

Read the rest of this entry »

Posted in Stem Cell | 6 Comments »