Menuju Paradigma Baru Kurikulum Pendidikan Dokter (2)

Pentingnya Sarana dan Prasarana Pendidikan yang Memadai
Perpustakaan FKUI

Pendidikan berkualitas memerlukan tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Pertama dimulai dari ruang kuliah sebagai tempat belajar. Ruang kuliah yang ideal memiliki sound managing dan tata ruang yang baik serta dilengkapi dengan pengatur udara dan sarana visual yang memadai. Tata ruang yang baik sangat menunjang pada optimalnya proses belajar mengajar. Sound managing yang baik meliputi tersedianya sound system yang jernih dan efek pemantulan yang baik. Adanya pendingin ruangan memberi kenyamanan baik bagi mahasiswa maupun staf pengajar. Sarana visual yang modern dan up to date mempermudah proses transfer ilmu kepada mahasiswa. Di masa sekarang ini FKUI harus terus meningkatkan sarana pendidikannya khususnya ruang kuliah bukan lagi berorientasi pada standar lokal tetapi standar global.

Kedua, laboratorium praktikum harus dilengkapi dengan peralatan-peralatan yang memadai dan sesuai perkembangan teknologi. Laboratorium pendidikan kedokteran harus mengacu pada perkembangan teknologi kedokteran yang berkembang pesat seiring dengan masuknya berbagai teknologi kedokteran maju disertai dengan peralatan-peralatan canggih ke Indonesia. Saat ini bidang keilmuan kedokteran tidak lepas dari perkembangan IPTEK. Perkembangan IPTEK ini harusnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan kedokteran di FKUI pada khususnya.

Ketiga, media pengajaran harus sudah memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada. Staf pengajar harus sudah memanfaatkan teknologi komputer dan multimedia. Misalnya, berbagai proses dalam tubuh akan lebih jelas bila diterangkan melalui animasi serta video-video yang sekarang banyak beredar dalam bentuk CD ROM atau lainnya. Selain itu teknologi multimedia dan digital memungkinkan kita menyimpan lebih banyak data dan informasi mengenai perkembangan ilmu pengetahuan terbaru.

Informatika Kedokteran
Teleconfrence Lecture
Meluasnya penggunaan komputer di masyarakat telah mempengaruhi perkembangan berbagai bidang salah satunya dunia kedokteran. Daya tarik terhadap computing semakin kuat seiring dengan pertumbuhan internet yang eksplosif, terus meningkatnya perhatian media massa, dan pengakuan atas potensi jaringan global untuk membawa informasi kesehatan bagi kepentingan pasien maupun profesional kesehatan.

Beberapa tahun belakang ini, berbagai aplikasi komputer banyak dikenalkan dalam pendidikan kedokteran, terutama computer assisted instruction (CAI), sebagai pendukung pendidikan. Ini dilakukan karena kemampuannya menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar lebih dalam mengenai materi kedokteran dan dapat memberikan alternatif metode, dari paparan materi, drill, hingga kuis secara multimedia. Jauh sebelum itu, aplikasi statistika juga sudah dikenalkan dalam pendidikan kedokteran, meski statistika hanyalah salah satu bagian dari informatika. Informatika (mengkaji informasi dan pemanfaatan teknologi informasi) di kedokteran dikenal sebagai informatika kedokteran.

Disiplin yang terlibat erat dengan komputer dan komunikasi serta pemanfaatannya di lingkungan kedokteran dikenal sebagai informatika kedokteran (medical informatics). Dalam pengertian yang lebih rinci, Shortliffe mendefinisikan informatika kedokteran sebagai berikut: “Disiplin ilmu yang berkembang dengan cepat yang berurusan dengan penyimpanan, penarikan dan penggunaan data, informasi, serta pengetahuan (knowledge) biomedik secara optimal untuk tujuan problem solving dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, informatika kedokteran bersentuhan dengan semua ilmu dasar dan terapan dalam kedokteran dan terkait sangat erat dengan teknologi informasi moderen, yaitu komputer dan komunikasi. Kehadiran informatika kedokteran sebagai disiplin baru yang terutama disebabkan oleh pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan komputer, menimbulkan kesadaran bahwa pengetahuan kedokteran secara esensial tidak akan mampu terkelola (unmanageable) oleh metode berbasis kertas (paper-based methods) dan keyakinan bahwa proses pengambilan keputusan sangat penting bagi kedokteran modern sebagaimana pengumpulan fakta yang akan menjadi dasar keputusan klinik atau perencanaan riset itu sendiri”. Sedangkan Haux lebih menyukai istilah systematic processing of information in medicine untuk menyebut informatika kedokteran.

Untuk mewujudkan pendidikan kedokteran yang berorientasi masa depan, FKUI harus menjadikan informatika kedokteran sebagai bagian dari kurikulumnya. Sementara itu, pendidikan kedokteran di AS sudah melibatkan peran komputer dalam kurikulum standar mereka dan banyak yang sudah menegaskan bahwa seluruh mahasiswa kedokteran harus “computer literate“. Pengertian “computer literate” secara umum adalah familiar dengan program komputer dasar seperti pengolahan kata, basis data, electronic mail, dan penelusuran bibliografi secara elektronik. Sebenarnya, fokus utama informatika kedokteran bukan pada “computer literate” itu sendiri, namun seperti yang tersirat dalam pengertian di atas, informatika kedokteran diharapkan dapat memberikan panduan sikap dan ekspektansi para klinisi terhadap potensialitas dan perkembangan teknologi informasi bagi kepentingan kedokteran.

IMIA (International Medical Informatics Association) telah merekomendasikan pendidikan informatika kesehatan dan kedokteran bagi pendidikan kedokteran. Dalam rekomendasinya, IMIA mengharapkan informatika kedokteran menjadi salah satu mata kuliah wajib dalam kurikulum kedokteran. Namun, dalam beberapa tahun ke depan diharapkan mahasiswa FK memiliki keterampilan komputer dasar dan keterampilan mengelola informasi.

Untuk mewujudkan terintegrasinya informatika kedokteran sebagai bagian dari kurikulum di FKUI, memerlukan berbagai persiapan dan pengadaan khususnya sarana dan prasarana. Mengingat informatika kedokteran ini merupakan salah satu bagian dari basic science yang harus dikuasai dalam kedokteran guna menunjang pendidikan dokter maka disarankan untuk memasukkan mata kuliah ini dalam MKDU di tingkat I. Mata kuliah yang terangkum dalam MKDU sekarang dirasakan tidak aplikatif serta tidak relevan dengan kemajuan dunia kedokteran. Pembelajaran sisi humanistik dan etik kedokteran dapat dioptimalkan melalui modul empathy, pola belajar aktif, pembaruan sistem evaluasi hasil belajar, maupun melalui kegiatan kemahasiswaan. FKUI diharapkan mampu membuat terobosan baru dalam pendidikan kedokteran guna meningkatkan mutu pendidikannya.

Penutup
Pendidikan kedokteran yang berorientasi masa depan menitikberatkan pada mutu pendidikan yang mengacu pada standar global dan bertujuan untuk menghasilkan dokter-dokter masa depan yang mampu menyelaraskan diri dengan perkembangan IPTEK kedokteran serta mampu memenuhi tuntutan dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan/asuhan medik yang humanistik dan profesional sesuai tuntutan masa depan. [Prz]

Artikel yang Berhubungan:
* Menuju Paradigma Baru Kurikulum Pendidikan Dokter (1)
* Fakultas Kedokteran Baru : Antara Kuantitas dan Kualitas
* Catatan Pendidikan Kedokteran Dalam Tinta Sejarah
* Is Only The Rich That Can be a Doctor

Simpan halaman ini dalam PDF?

Post artikel ini di tempat lain? Bookmark and Share

Seluruh artikel di myhealing.wordpress.com dapat Anda perbanyak dan digunakan untuk keperluan apapun, asal tetap mencantumkan sumber URL. Silakan berikan rating untuk artikel ini.

Copyright © 2007 – 2010 Stetoskop. All Rights Reserved.

3 Responses to “Menuju Paradigma Baru Kurikulum Pendidikan Dokter (2)”

  1. adipt Says:

    wah, ketemu prima di sini!

    apa kabar prim? kumaha damang?

    salut dengan blog kamu yang terus dipelihara. Keep it up bro! Sampe ketemu lagi soon.

    Salam perjuangan.

    p.s.: blog gw pindah ke http://adipt.net/ klo boleh, blogroll gw di sini diupdet ya. & jangan lupa untuk berkunjung!🙂

    Cheers!

  2. nunik Says:

    Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca.Anda bisa lebih mempromosikan artikel anda di Infogue.com dan jadikan artikel anda topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin/widget.Kirim artikel dan vote yang terintegrasi dengan instalasi mudah dan singkat.Salam Blogger!!

    http://www.infogue.com/
    http://www.infogue.com/pendidikan/menuju_paradigma_baru_kurikulum_pendidikan_dokter_2_/

  3. prima almazini Says:

    @ Adipt :
    Ok!

    @ Nunik :
    Makasih udah berkunjung. Salam blogger!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: