Jiwa Seni pada Diri Seorang Dokter


Seni yaitu semua yang mencakup akal budi manusia yang dungkapkan secara kreatif dan ekspresif. Seni tidak hanya mencakup masalah rasa tapi juga termasuk nilai-nilai intelektual seperti pada ilmu filsafat. Dalam ilmu filsafat, seni dinyatakan dalam estetika. Sebagai contoh, hal yang sering ditemui sehari-hari yaitu seni berpakaian. Kepribadian dan nilai budaya yang dianut seseorang dapat dinilai dari cara orang tersebut berpakaian.

Seni selalu berkaitan dengan benda seni. Benda seni mempunyai aspek otonom atau yang lebih dikenal dengan istilah eksistensi seni. Artinya benda seni dapat menerangkan dan berinteraksi dengan lingkungannya sendiri. Benda seni dapat menunjukkan gagasan yang dibuat oleh pembuatnya. Ketika suatu benda telah menjadi benda seni maka benda itu eksis sebagai sesuatu yang berdiri sendiri dan mengekspresikan suatu gagasan tertentu kepada orang yang melihatnya. Nilai yang selalu ada dalam benda seni adalah nilai keindahan. Nilai ini yang dinikmati oleh para pecinta seni.

Nilai keindahan dirasakan oleh perasaan. Semua manusia dapat merasakan nilai keindahan karena semua manusia pada hakikatnya memiliki perasaan. Keindahan merupakan hasil persepsi daya tangkap indera kemudian menjadi ekspresi perasaan yang muncul dari hati dan bersifat spesifik pada setiap orang. Setiap orang memiliki kepekaan keindahan yang berbeda dan persepsi indah bagi setiap orang sangat subjektif. Satu hal yang pasti, nilai ini dapat dilatih.

Nilai keindahan dalam profesi kedokteran termasuk bagian dari aspek humaniora yang harus dimiliki oleh seorang dokter. Dokter sebagai sebuah profesi yang humanis membutuhkan keseimbangan antara sisi logis dan sisi humanis. Seseorang yang ingin menjadi dokter selain mengembangkan sisi logisnya dalam mendalami ilmu kedokteran juga harus senantiasa dilatih dan dikembangkan sisi humanisnya. Sisi humanis ini dapat berkembang baik bila seseorang dapat memiliki perasaan dan apresiasi terhadap seni. Profesi dokter yang merupakan profesi sosial membutuhkan pribadi-pribadi yang memiliki rasa kemanusiaan dan kasih sayang yang tinggi. Oleh karena itu profesi kedokteran tidak dapat dipisahkan dengan kesenian.

Karena manusia menggunakan perasaan dalam mengapresiasi seni, seni boleh jadi merupakan sisi paling manusia dari seorang manusia. Nilai keindahan yang terekspresikan dalam karya seni akan menimbulkan perasaan halus pada jiwa seorang dokter.

Artikel yang Berhubungan:
* Resensi Buku: Bila Nurani Dokter Bicara

Simpan halaman ini dalam PDF?

Post artikel ini di tempat lain?Bookmark and Share

Seluruh artikel di myhealing.wordpress.com dapat Anda perbanyak dan digunakan untuk keperluan apapun, asal tetap mencantumkan sumber URL. Silakan berikan rating untuk artikel ini.

Copyright © 2007 – 2009 Stetoskop. All Rights Reserved.

5 Responses to “Jiwa Seni pada Diri Seorang Dokter”

  1. Deddy Andaka Says:

    Setuju, Medicine is the art and science of healing. Kunjungan pertama saya nih ke blog ini. Saya link ya…🙂

  2. sibermedik Says:

    Jaman belanda dulu DOKTER=ARTSEN=SENIMAN. Sekarang pun masih, lihat aja wAktu masuk Lab Histo dikasih tugas ‘senirupa’ menggambar sel-sel yg abstrak he5x..

  3. prima almazini Says:

    @ Deddy Andaka :
    Salam kenal dok. Makasih sudah mampir =)

    @ Sibermedik :
    Hehehe🙂

  4. Michael Herjuno Says:

    Semoga nilai-nilai seni dari seorang dokter yang penuh jiwa humanis tidak harus dibayar dengan biaya yang mahal oleh pasien….nggih to pak dokter.

  5. Prima Almazini Says:

    @ Michael Herjuno:
    Idealnya memang pasien tidak membayar setiap kali sakit tetapi memakai sistem asuransi yaitu prospective payment. Semoga saja di tahun-tahun mendatang sistem ini di Indonesia bisa diterapkan. Amiin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: