Waspada Retinoblastoma pada Anak

retinoblastoma
Retinoblastoma adalah salah satu penyakit kanker primer pada mata yang paling sering dijumpai pada bayi dan anak. Penyakit ini tidak hanya dapat mengakibatkan kebutaan, melainkan juga kematian. Di Negara berkembang, upaya pencegahan dan deteksi dini belum banyak dilakukan oleh para orang tua. Salah satu sebabnya adalah pengetahuan yang masih minim mengenai penyakit kanker pada anak. Hal itulah yang mendorong Yayasan Onkologi Anak Indonesia dan Departemen Mata FKUI-RSCM untuk mengadakan seminar dengan tema “Kelainan Mata dan Kanker pada Anak” di Jakarta.

Dr. Julie Dewi Barliana, salah satu pembicara, menyampaikan tentang pentingnya deteksi dini kelainan mata pada anak. Beliau menyebutkan bahwa 5-10% anak usia prasekolah dan 10% anak usia sekolah memiliki masalah penglihatan. Namun seringkali anak-anak sulit menceritakan masalah penglihatan yang mereka alami. Karena itu, skrining mata pada anak sangat diperlukan untuk mendeteksi masalah penglihatan sedini mungkin. Skrining dan pemeriksaan mata anak sebaiknya dilakukan pada saat baru lahir, usia 6 bulan, usia 3-4 tahun, dan dilanjutkan pemeriksaan rutin pada usia 5 tahun ke atas. Setidaknya anak diperiksakan ke dokter mata setiap 2 tahun dan harus lebih sering apabila telah ditemukan masalah spesifik atau terdapat faktor risiko.

Pada tahap skrining dapat ditemukan beberapa tanda awal retinoblastoma antara lain, manik mata berwarna putih (lekokoria), mata kucing, dan mata juling. Bila tidak segera ditangani, sel kanker yang awalnya berada di dalam bola mata akan terus tumbuh ke luar bola mata dan jaringan sekitarnya. Akibatnya mata tampak menonjol (proptosis).

Pemeriksaan sederhana menggunakan lampu senter dan oftalmoskop di tingkat puskesmas dapat membantu skrining retinoblastoma secara umum. Apabila ditemukan kelainan, anak harus segera diperiksakan ke dokter spesialis mata atau rumah sakit untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Penanganan yang terlambat selain dapat menimbulkan kebutaan, juga menyebabkan sel kanker menyebar ke bagian tubuh lain, seperti sumsum tulang dan otak.

Sementara itu, Dr. Rita S. Sitorus, PhD, Sp.M(K) menyampaikan bahwa selain pemeriksaan oleh dokter spesialis mata diperlukan juga serangkaian pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis retinoblastoma. Pada stadium lanjut atau pada keadaan tertentu, perlu ditambahkan pemeriksaan rontgen, pemeriksaan sumsum tulang, dan pemeriksaan cairan otak. Selanjutnya dilakukan operasi pengangkatan bola mata, dengan atau tanpa kombinasi kemoterapi atau radioterapi. Umumnya semakin lanjut stadium penyakit, umumnya semakin kompleks dan mahal pengobatannya. Di lain pihak, angka keberhasilannya justru semakin kecil. Setelah operasi pengangkatan bola mata, biasanya dipasang mata palsu (protese mata) sehingga secara kosmetis penampilan pasien tetap baik. primz

Simpan halaman ini dalam PDF?

Post artikel ini di tempat lain?Bookmark and Share

Seluruh artikel di myhealing.wordpress.com dapat Anda perbanyak dan digunakan untuk keperluan apapun, asal tetap mencantumkan sumber URL. Silakan berikan rating untuk artikel ini.

Copyright © 2007 – 2009 Stetoskop. All Rights Reserved.

2 Responses to “Waspada Retinoblastoma pada Anak”

  1. nun1k04a Says:

    Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur http://www.infogue.com/info/cinema/& http://www.infogue.com/game_online & http://www.infogue.com/kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://penyakit.infogue.com/waspada_retinoblastoma_pada_anak

  2. Retinoblastoma: Kanker Mata pada Anak « akhnurhadi Says:

    […] tulisan: myhealing.wordpress.com Share this:TwitterLike this:SukaBe the first to like this post. « Lounching Bisnis Baru: […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: