Tips dan Trik: Bila Menjadi Tim Medis Aksi

Dalam setiap aksi massal atau acara yang mengumpulkan banyak massa, panitia selalu membentuk tim medis aksi untuk menangani dengan cepat berbagai kegawatdaruratan yang terjadi di lapangan. Sebagai tim medis aksi, apa saja yang harus diperhatikan?

Tim Medis Aksi

Sebelum turun aksi :

1. Malam sebelumnya harus tidur cukup (jangan begadang, nonton bola/tv sampai larut malam sebaiknya dihindari)

2. Sarapan terlebih dahulu pada pagi harinya(jangan sampai tim medisnya yang pingsan duluan, hehe)

3. Ketahuilah masalah apa yang diperjuangkan dalam aksi yang kita ikuti

4. Ketahuilah rute aksi dan di pos mana kita ditempatkan (agar tidak nyasar)

5. Periksa kotak obat, pastikan content-nya lengkap (termasuk ada daftar obatnya)

6. Berdoa.

mobil tim medis

Menyiapkan pos medis

Saat aksi di lapangan :

1. Jangan bawa barang berharga seperti HP dan dompet saat aksi (karena copet biasanya memanfaatkan kesempatan di tengah keramaian)

2. Di balik rompi tim medis, pakailah baju lengan tangan panjang (untuk mencegah paparan sinar UV berlebihan yang bisa menimbulkan karsinoma)

3. Pakailah pakaian yang menyerap keringat (demi kenyamanan)

4. Pakailah sepatu dan hindari mengunakan sendal (apalagi sendal jepit)

5. Gunakanlah penutup kepala/topi (cuaca boleh panas, tapi kepala harus tetap dingin)

6. Jangan hanya menunggu di posko, tapi masuk dan menyisiplah ke dalam barisan peserta aksi (sehingga bila ada yang pingsan atau butuh pertolongan bisa segera ditangani)

7. Jangan hanya berdiam diri. Perhatikan keadaan peserta aksi dan tawarkan bantuan bila terlihat membutuhkan pertolongan (proaktif). Awali dengan pertanyaan, apakah Anda merasa sakit/pusing/mual/dsb? (karena peserta aksi biasanya tidak aware dengan keberadaan tim medis dan kadang-kadang terlihat ‘sungkan’ dan merasa dirinya masih kuat, padahal…..%^&*($#$+^&)

8. Kasus yang sering muncul yaitu mual, demam, maag, heatstress, dehidrasi, pusing, diare, luka, dan pingsan. Pastikan kita “menguasai” penanganannya (kalau perlu siapkan lebih dulu ‘amunisi’ obat-obatan untuk menangani itu di rompi, agar mudah dijangkau)

9. Bila menemukan kasus gawat, lakukan tindakan primer kemudian segera minta bantuan yang lain dan bawa secepatnya ke posko (jangan mengambil resiko dengan berusaha menangani sendiri di tempat)

10. Saat menjalankan tugas, perhatikan juga keselamatan diri sendiri (terutama bila terjadi rusuh atau clash dengan aparat)

Semoga berguna!

(Tulisan ini pernah diposting di blog Life Story)

Artikel yang Berhubungan:
* Tips dan Trik: Bagi Dokter Fresh Graduate
* Tips dan Trik: Menghadapi Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI)

Menyimpan halaman dalam PDF?

Post artikel ini di tempat lain?Bookmark and Share

Seluruh artikel di myhealing.wordpress.com dapat Anda perbanyak dan digunakan untuk keperluan apapun, asal tetap mencantumkan sumber URL. Silakan berikan rating untuk artikel ini.

Copyright © 2007 – 2010 Stetoskop. All Rights Reserved.

One Response to “Tips dan Trik: Bila Menjadi Tim Medis Aksi”

  1. Lex dePraxis Says:

    Checklist yang cukup lengkap. Thanks.

    Salam kenal,

    Lex dePraxis
    Unlocked!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: