Pro dan Kontra Teknologi Rekayasa Genetika

Domba Dolly

Rekayasa genetika merupakan teknik memanipulasi gen sesuai keinginan manusia untuk dimanfaatkan bagi kepentingan manusia itu sendiri. Rekayasa genetika memiliki beberapa bentuk yaitu teknologi rekombinan, kloning, transgenik. Rekayasa genetika merupakan teknik memanipulasi gen sesuai keinginan manusia untuk dimanfaatkan bagi kepentingan manusia itu sendiri. Rekayasa genetika memiliki beberapa bentuk yaitu teknologi rekombinan, kloning, transgenik. Teknologi rekayasa genetika adalah transplantasi atau pencangkokan satu gen ke gen lainnya dimana dapat bersifat antargen dan dapat pula lintas gen.

Rekayasa genetika juga diartikan sebagai perpindahan gen. Misalnya, gen pankreas babi ditransplantasikan ke bakteri Escheria coli sehingga dapat menghasilkan insulin dalam jumlah yang besar. Sebaliknya gen bakteri yang menghasilkan toksin pembunuh hama ditransplantasikan ke tanaman jagung maka akan diperoleh jagung transgenik yang tahan hama tanaman. Gen dari sel ambing susu domba ditransplantasikan ke sel telurnya sendiri yang kemudian ditumbuhkembangkan di dalam kandungan induknya sehingga lahirlah domba Dolly yang merupakan hewan kloning (cangkokan) pertama di dunia. Demikian pula gen tomat ditransplantasikan ke ikan transgenik sehingga ikan menjadi tahan lama dan tidak cepat busuk dalam penyimpanan.

Sampai saat ini rekayasa genetika masih menjadi kontroversi. Terjadi pertentangan pendapat di berbagai kalangan, mulai dari individu, kelompok, politikus, negarawan bahkan kalangan rohaniawan. Masalah utama rekayasa genetika bukan pada teknologinya tetapi pada penerimaan masyarakat terhadap hasil-hasil rekayasa genetika. Seperti masalah kloning manusia yang berhubungan langsung dengan kehidupan di bumi ini. Polling pendapat yang dilakukan oleh majalah Time dan CNN pada bulan Februari 2001, menunjukkan 90% responden menyatakan bahwa kloning manusia merupakan ide yang buruk, bahkan 69% responden menjawab bahwa kloning manusia adalah tindakan melawan Tuhan. Meskipun para ilmuwan mengungkapkan bahwa kloning yang dilakukan bertujuan untuk penyembuhan penyakit (terapeutik), tetapi tetap masih menimbulkan pro dan kontra di berbagai kalangan. Keberhasilan kloning untuk terapeutik ini seperti yang ditunjukkan oleh perusahaan bioteknologi Advanced Cell Tecnology (ACT) Inc. dari Worcester, Massachusetts, Amerika Serikat, yang berhasil mengembangkan sel tunas (sel stem) menjadi sel tertentu untuk menggantikan jaringan tubuh yang terserang penyakit,

Kekhawatiran tentang kloning manusia adalah karena prosesnya yang diangap melawan kodrat, yaitu menghasilkan individu yang sama, sekalipun beda generasi, menghasilkan individu “monster”, perusak, dan tidak berperasaan, dan menghasilkan individu “sesuai pesanan sponsor”. Masalah-masalah di atas sedikit banyak dapat diatasi dengan membuat kode etik/bioetika secara universal yang harus dipatuhi oleh semua bangsa, seperti yang telah dikemukakan dalam Universal Declaration on the Human Genome and Human Rights, tahun 1997. [primz, dari berbagai sumber]

Artikel yang Berhubungan:
* Membuat Insulin Manusia dengan Teknik DNA Rekombinan
* NDM-1, Strain Bakteri Resisten terhadap Semua Antibiotik
* Ilmuwan Membuat Sel Sintetik Pertama di Dunia
* Nobel Kedokteran 2009 : Misteri Telomer Terpecahkan
* Peta Genom : Peta Terhebat yang Pernah Ada

Simpan halaman ini dalam PDF?

Post artikel ini di tempat lain?Bookmark and Share

Seluruh artikel di myhealing.wordpress.com dapat Anda perbanyak dan digunakan untuk keperluan apapun, asal tetap mencantumkan sumber URL. Silakan berikan rating untuk artikel ini.

Copyright © 2007 – 2010 Stetoskop. All Rights Reserved.

3 Responses to “Pro dan Kontra Teknologi Rekayasa Genetika”

  1. marie Says:

    ditambah lagi donk informasinya….ttg thapan rekayasa genetika pada E.coli sebagai penghasil insulin

  2. Prima Almazini Says:

    @ marie:
    Tentang tahapan rekayasa genetika pada E. coli dapat dibaca di sini.

  3. >aulia Says:

    makasih buat infonya.berhubung saya kuliah di bidang pertanian infonya benar-benar bermanfaat.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: