Apixaban Oral untuk Terapi Tromboemboli Vena Akut

Tromboemboli vena, dengan insiden tahunan 1 hingga 2 kasus per 1000 orang pada populasi umum, adalah penyebab ketiga terbanyak kematian vascular setelah infark miokard dan stroke. Terapi konvensional teridir dari antikoagulan parenteral, seperti enoxaparin, paling sedikit 5 hari dan warfarin mulai dalam waktu tersebut dan dilanjutkan paling sedikit 3 bulan. Meskipun efektif, agen ini masih memberikan tantangan karena enoxaparin membutuhkan injeksi subkutan setiap hari dan warfarin membutuhkan monitoring koagulasi dan penyesuaian dosis.

Apixaban adalah penghambat faktor Xa oral dengan onset aksi cepat dan farmakokinetik yang dapat diprediksi sehingga dapat diberikan dalam dosis tetap. Dengan karakteristik ini, apixaban akan menyederhanakan pengobatan tromboemboli vena dengan menghilangkan kebutuhan untuk terapi antikoagulan parenteral inisial dan monitoring laboratorium, sebuah konsep yang didukung oleh penelitian terbaru. Apixaban telah memperlihatkan efektivitas untuk pencegahan rekurensi tromboemboli vena, dengan tingkat perdarahan mayor yang sama dengan plasebo. Dalam percobaan AMPLIFY, peneliti membandingkan apixaban dengan terapi antikoagulan konvensional pada pasien dengan tromboemboli vena akut simtomatik.

Read Article ยป