Pola Pembentukkan Sikap dan Perilaku


Sebagai makhluk sosial, perilaku kita banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri kita (organismic forces) maupun dari luar diri kita (environmental forces).

Kita berpikir, merasa, bersikap dan bertindak karena adanya rangsangan dari luar diri kita. Perilaku kita ditentukan oleh otak kita. Dengan 10 trilyun sel syarafnya, otak membantu kita menentukan apa yang kita pikirkan, rasakan, pelajari dan lakukan.

Perilaku apa dan bagaimana yang akan kita tampilkan ditentukan oleh korteks, lapisan teratas dari otak kita. Informasi dari luar masuk ke dalam diri kita lewat jalur inderawi (sensory pathways). Lewat mata, telinga, hidung, kulit dan lidah informasi tentang apa-apa yang terjadi di sekitar kita dan di dalam diri kita disampaikan. Selanjutnya korteks memproses informasi inderawi tersebut, dengan pertimbangan-pertimbangan kemampuan, logika dan moral, mengecek file memory yang ada apa yang harus dilakukan, pikirkan, atau rasakan dalam situasi-situasi tertentu. Apabila korteks telah memutuskan lalu memerintahkan lewat jalur motorik (motor pathways) ke otot-otot tubuh apa-apa yang harus dilakukan.

Read Article »

Advertisements

Pengaruh Pernikahan pada Kesehatan Mental

International New Zealand Study baru-baru ini menyimpulkan bahwa menikah sangat baik untuk kesehatan mental seseorang. Para peneliti menyatakan bahwa dibanding tidak pernah menikah, menikah membawa pengaruh positif bagi kesehatan mental baik untuk perempuan maupun laki-laki.

Penelitian yang pertama di dunia ini dilakukan berdasarkan survey kesehatan mental World Health Organization di negara berkembang dan negara maju dalam satu dekade terakhir, dan hasilnya telah dipublikasikan di UK Journal Psychological Medicine.

Read article »

Manusia yang Manusiawi

Dalam kamus Bahasa Indonesia, manusiawi artinya bersifat manusia. Adanya istilah manusia yang manusiawi menunjukkan ada pula manusia yang tidak manusiawi.


Read article »