Pemberian Antibiotik pada Pencegahan Demam Reumatik Akut dan Penyakit Jantung Reumatik

Katup yang rusak pada penyakit jantung rematik

Demam rematik akut dan penyakit jantung rematik merupakan salah satu penyebab utama masalah kesehatan di negara berkembang. Prevalensi penyakit jantung rematik pada anak usia 5-14 tahun di Indonesia adalah 0-8 kasus per 1000 anak usia sekolah.1 Penelitian lain memperlihatkan prevalensi penyakit jantung rematik di Asia: Kamboja 2,3 kasus per 1000 anak usia sekolah, Filipina 1,2 kasus per 1000 anak usia sekolah, Thailand 0,2 kasus per 1000 anak usia sekolah, dan India dilaporkan 51 kasus per 1000 anak usia sekolah. Di negara berkembang lain di Afrika sebagai contoh Zambia, prevalensi penyakit demam rematik dilaporkan 12,6 kasus per 1000 anak usia sekolah. Untuk menurunkan angka morbiditas dan moralitas akibat demam rematik akut dan penyakit demam rematik diperlukan upaya pencegahan primer dan profilaksis sekunder yang tepat.

Read Article »

Efek Kontrol Denyut Jantung dengan Esmolol terhadap Keluaran Klinis dan Hemodinamik Pasien dengan Syok Septik

Kelebihan beta bloker adalah dapat mengontrol denyut jantung dan melemahkan efek merugikan dari stimulasi reseptor beta adrenergik pada septik syok. Namun, beta bloker tidak dipergunakan pada kondisi ini dan akan memperburuk dekompensasi kardiovaskuler melalui efek hipotensi dan inotropik negatif.

Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti efek beta bloker kerja cepat esmolol pada pasien syok septik. Desain, setting, dan pasien label terbuka, penelitian acak fase 2, dilakukan di ICU rumah sakit universitas antara November 2010 dan Juli 2012, melibatkan pasien dengan syok septik dengan denyut jantung 95x/menit atau lebih tinggi yan memerlukan dosis tinggi norepinefrin untuk memelihara tekanan arteri rata-rata 65 mmHg atau lebih.

Read Article »

Apixaban Oral untuk Terapi Tromboemboli Vena Akut

Tromboemboli vena, dengan insiden tahunan 1 hingga 2 kasus per 1000 orang pada populasi umum, adalah penyebab ketiga terbanyak kematian vascular setelah infark miokard dan stroke. Terapi konvensional teridir dari antikoagulan parenteral, seperti enoxaparin, paling sedikit 5 hari dan warfarin mulai dalam waktu tersebut dan dilanjutkan paling sedikit 3 bulan. Meskipun efektif, agen ini masih memberikan tantangan karena enoxaparin membutuhkan injeksi subkutan setiap hari dan warfarin membutuhkan monitoring koagulasi dan penyesuaian dosis.

Apixaban adalah penghambat faktor Xa oral dengan onset aksi cepat dan farmakokinetik yang dapat diprediksi sehingga dapat diberikan dalam dosis tetap. Dengan karakteristik ini, apixaban akan menyederhanakan pengobatan tromboemboli vena dengan menghilangkan kebutuhan untuk terapi antikoagulan parenteral inisial dan monitoring laboratorium, sebuah konsep yang didukung oleh penelitian terbaru. Apixaban telah memperlihatkan efektivitas untuk pencegahan rekurensi tromboemboli vena, dengan tingkat perdarahan mayor yang sama dengan plasebo. Dalam percobaan AMPLIFY, peneliti membandingkan apixaban dengan terapi antikoagulan konvensional pada pasien dengan tromboemboli vena akut simtomatik.

Read Article »

[NOTES] Artikel Stetoskop Dimuat di Majalah CDK Edisi September 2013

noteseptmbr

Majalah Cermin Dunia Kedokteran Edisi 207 yang membahas mengenai Penyakit Paru telah terbit pada bulan September 2013. Salah satu artikelnya yang berjudul Strategi Tidak Memberikan Transfusi Platelet pada Kanker Hematologi merupakan artikel blog Stetoskop bulan Mei 2013.

Copyright © 2007 – 2013 Stetoskop. All Rights Reserved.

Efektivitas Dupilumab pada Asma Persisten dengan Peningkatan Kadar Eosinofil

Data terbaru memperkirakan bahwa 24,6 juta orang atau 8,2% dari populasi di Amerika telah didiagnosis asma. Meskipun telah diterapi dengan glukokortikoid inhalasi dan beta agonis kerja lama (LABAs), penyakit tidak terkontrol pada 10 hingga 20% pasien. Pasien ini berisiko untuk hasil keluaran yang buruk, dan biaya pengobatan mereka menjadi masalah ekonomi bagi penderita asma. Mekanisme yang menyertai kontrol asma yang buruk ini masih belum diketahui.

Gejala klinis asma persisten, sedang sampai berat dikenali dalam berbagai fenotipe. Data memperlihatkan bahwa proses radang berhubungan dengan imunitas sel T helper tipe 2 terlihat pada hampir separuh dari populasi asma. Sebagai contoh, percobaan klinis pada antibodi terhadap sitokin yang berhubungan dengan Th2 secara konsisten memperlihatkan efektivitas pada partisipan dengan peningkatan kadar eosinofil atau penanda-penanda lain dari jalur aktivasi Th2. Sitokin ini khususnya interleukin 4 dan interleukin 13 berperan pada asma dan penyakit atopik. Sinyal melalui dua reseptor berbeda namun saling tumpang tindih, masing-masing mengandung subunit alfa reseptor interleukin 4. Reseptor tipe 1 diaktivasi hanya oleh interleukin 4, berlokasi predominan di limfosit dan mengontrol diferensiasi sel Th2.

Read Article »

[NOTES] Artikel Stetoskop Dimuat di Majalah CDK Edisi Mei 2013

Majalah Cermin Dunia Kedokteran Edisi 204 yang membahas mengenai Penyakit Dalam telah terbit pada bulan Mei 2013. Salah satu artikelnya yang berjudul Omalizumab untuk Terapi Urtikaria Idiopatik Kronik atau Spontan merupakan artikel blog Stetoskop bulan April 2013.

Copyright © 2007 – 2013 Stetoskop. All Rights Reserved.

Strategi Tidak Memberikan Tranfusi Platelet Profilaksis pada Kanker Hematologi

Transfusi platelet pada pasien multipel mieloma

Pada pasien dengan kanker hematologi, trombositopenia berat sering terjadi karena konsekuensi penyakit atau terapinya. Sebagian besar transfusi platelet diberikan sebagai profilaksis untuk meningkatkan hitung platelet yang rendah atau untuk mengurangi risiko perdarahan. Namun, kapan transfusi platetet profilaksis ini bermanfaat pada pasien dengan trombositopenia berat masih belum jelas. Percobaan terbaru menunjukkan bahwa aturan pemberian transfusi platelet hanya sebagai terapi perdarahan mungkin menjadi standar baru pelayanan pada pasien tertentu, meskipun hasil akhir primer adalah penurunan jumlah transfusi platelet, bukan keluaran klinis seperti perdarahan.

Read Article »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.